Cara Kami Membuat Hidup Anda Lebih Baik

Sejak berdiri tahun 2011, tim Cyber Gov Labs telah dipercaya merintis kelahiran software-software strategis di pemerintahan. Seperti Sistem Data Pemilih (Sidalih) KPU & Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (Krisna) Bappenas-Kemenkeu-Kemenpanrb-Kemendagri.

"Kami percaya, semakin berkualitas & bersinergi software-software pemerintah,
semakin meningkat kualitas hidup rakyat Indonesia." ~ Wibisono Sastrodiwiryo (CEO Cyber Gov Labs)

Software-Software yang Dirintis Cyber Gov Labs

Krisna
Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (Krisna) adalah kelompok besar software-software yang digunakan pemerintah pusat & pemerintah daerah untuk menyusun RAPBN tahun depan & mengevaluasi performa anggaran tahun ini.
Pelajari lebih lanjut di wiki
Sidalih
Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) adalah software yang digunakan KPU untuk mengawal tahapan-tahapan dalam penentuan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebelum pemilu diadakan.
Pelajari lebih lanjut di wiki
Gov2
Software pemerintah punya pola yang berulang. Oleh karena itu, Cyber Gov Labs membuat & merilis open source coding framework yang sudah memiliki pola-pola tersebut. Dengan Gov2, pembuatan software pemerintahan jadi lebih mudah dan cepat.
Pelajari lebih lanjut di wiki

Software Cyber Gov Labs: Berkualitas dan Bersinergi

Berkualitas

Kami bukan sekedar 'tukang jahit software' pesanan pemerintah. Tidak sedikit ide-ide inovatif yang dimulai dari kami. Itu karena Cyber Gov Labs mementingkan tampilan yang mudah dipahami, kecepatan proses, dan ketepatgunaan fitur. Dari sisi dapur, kami peduli pada keterbacaan & kerapihan kode sumber. Hal-hal tersebut krusial namun sering terabaikan di software-software pemerintah.

"Fitur webgrid di Sidalih memungkinan tim entri data Sidalih untuk copas dari Excel. Kecepatannya saat migrasi dari basisdata lama juga sungguh cepat. Beda dengan software-software dari vendor lain." ~ Staf KPU

Bersinergi (2 + 2 = 5)

Bahasa Indonesia punya kata/konsep 'gotong royong'. Jadi, amat disayangkan jika software-software di kementerian/lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah, tidak bisa saling berkomunikasi. Mereka jadi tidak bersinergi dan makin terkungkung ego-sektoral. Karena itu, Cyber Gov Labs selalu mendukung penggunaan RESTful API dan arsitektur microservice, serta keterbukaan kode sumber (open source).

"Selain karena tampilannya yang bagus, saya takjub dengan terintegrasinya data-data dari K/L ke Krisna. Pekerjaan orang-orang di daerah & Bappenas jadi lebih jauh lebih mudah & cepat." ~ Staf di Bappenas

Unduh & Cetak PDF Profil Cyber Gov Labs

Paket Layanan

Kami menyediakan berbagai paket layanan pengembangan software untuk instansi pemerintahan dengan harga yang kompetitif.
Paket Supported Model Context Window Paket Token / Credit Harga (IDR) Additional Token Fitur Utama
Starter Qwen3-7B, GPT-oss-6B 64K 20.000 Credits Rp25.000 / bulan Rp1,5 / Credit API Access, Dashboard Usage
Pro Qwen3-Coder-72B, GPT-oss-13B 128K 100.000 Credits Rp100.000 / bulan Rp1 / Credit RAG Integration (Supabase / Pinecone), Priority Endpoint
Enterprise Qwen3-Coder-480B, GPT-oss-120B 256K (Qwen), 128K (GPT) 1.000.000 Credits Rp750.000 / bulan Rp0,75 / Credit Custom Deployment, SLA 99.9%, Fine-tuning Support

Catatan:

• 1 Credit = 1 Token (input atau output)

• Harga di atas belum termasuk PPN (jika berlaku)

• Paket dapat diperpanjang otomatis setiap bulan melalui sistem langganan Xendit

Sejarah & Tim Cyber Gov Labs

Cyber Gov Labs bermula dari direkrutnya Wibi oleh IFES (International Foundation for Electoral Systems) sebagai Senior System Architect di tahun 2009. Pengalaman tersebut membuat Wibi dan Awan — rekannya sesama mahasiswa di lab e-Gov UI — membuat Cyber Gov Labs.

Cyber Gov Labs pernah berkolaborasi dengan Ainun Najib (KawalPemilu.org) untuk inisiatif e-Planning Bappenas (2016). Versi pertama e-Planning dibuat sebelum menemukan donor. Sekarang, software e-Planning telah berganti nama menjadi Krisna (2017).

Wibisono Sastrodiwiryo
Co-founder / CEO
Salah satu praktisi lama di dunia e-Gov Indonesia. Memulai karir sebagai programmer di salah satu ISP pertama Indonesia (1997), Wibi pindah fokus ke e-Gov saat kuliah S2 di UI (2009).
Adhiawan Soegiharto
Co-Founder / e-Gov Maturity Assessor
Salah satu periset e-Gov senior di Indonesia. Awan bertemu dengan Wibi saat berkuliah S2 di lab e-Gov Fakultas Ilmu Komputer UI (2008). Sedang membantu KemepanRB mengevaluasi kematangan e-Gov instansi pemerintah.
Harry Sufehmi
Chief Finance & Operating Officer
Seorang praktisi e-Gov kawakan dan aktivis open source Indonesia. Harry Sufehmi adalah juga IT Infrastrucure Architect KPU.
Rizky Fathurahman
Junior Programmer
Dennis Dahlin
Junior Programmer
Rijal Tanjung
Senior Programmer
Prayoga Dahirsa
Senior Programmer
Ruli Nizar
Business Analyst
Reno
Business Analyst
David Stevanus
Tester
Suryarima Wina
Tester

Apa Kata Mereka Tentang Tim Cyber Gov Labs?

Minat Gabung Cyber Gov Labs?

Di Cyber Gov Labs, Anda bukan hanya membuat software, Anda juga memperbaiki jalannya NKRI sehingga hidup kita jadi lebih baik. Berikut lowongan Cyber Gov Labs:
Syarat:
  • Menguasai dasar HTML-CSS-JS
  • Empati tinggi terhadap perasaan pengguna
  • Siap berkantor di Grand Wisata Tambun.
Nilai tambah:
  • Pengalaman modern frontend framework seperti VueJS/ReactJS/Angular.
Kirim CV & kontak ke office@cybergl.co.id.
Syarat:
  • Menguasai dasar PHP-MySQL
  • Siap berkantor di Grand Wisata Tambun.
Nilai tambah:
  • Pengalaman modern backend framework seperti Laravel/Django/Rails/Express.
Kirim CV & kontak ke office@cybergl.co.id.